Revolusi 4.0, Ini Peluang Pekerjaan yang Cuma Modal Internet

  • Whatsapp


JAKARTAPerkembangan teknologi digital membawa perubahan tersendiri lanskap profesi dan pekerjaan masa kini. Internet melahirkan profesi dan pekerjaan baru, yang mungkin sebelumnya tidak pernah didengar.

Hal itu seperti diungkapkan CoFounder & CTO Viding.co, oleh Royyan Nobel, dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021, di wilayah Kabupaten Halmahera Utara, Kabupaten Maluku Utara.
Royyan mengatakan, bahwa salah satu profesi yang paling banyak dilakukan seiring dengan berubahnya teknologi ialah makin banyak orang yang berjualan melalui platform online.

Ini juga beriringan dengan makin tumbuhnya ecommerce yang menampung para penjual dan pembeli online. Selain itu, peluang yang juga muncul akibat perkembangan teknologi ialah profesi sebagai droshiper.

“Tapi untuk jadi dropshiper harus siap malu. Karena kita menawarkan sesuatu yang barangnya tidak ada di kita. Itu tantangannya menjadi dropshipper,” kata Royyan.

Selain itu, profesi lain yang juga banyak digeluti dengan mengandalkan internet ialah binsis affiliasi. Umumnya para pelaku bisnis affiliasi ini mendapatkan uang dengan merekomendasikan barang atau jasa pada sebuah website.

Adapun profesi lainnya yang juga banyak peminatnya kata Royyan ialah Konten Digital, Blogger, Mobile Apps Developer, SEO, hingga translator.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Chief Commercial Officer Riuh Renjana, Kelly Oktavian ada sejumlah kiat untuk bisa berhasil menekuni bisnis melalui internet. Kunci itu ia sebut dengan 7k.
Ia mengatakan, salah satu yang paling penting ialah konsistensi. Menurutnya sebuah bisnis akan berhasil jika dijalani dengan tekun dan penuh konsistensi.

“Karena kalau Anda jualan hanya sekadar iseng atau tidak konsisten, sulit untuk berkembang pesat dan besar. Konsistensi dalam kecepatan menjawab chat calon pembeli juga wajib diperhitungkan,” tambahnya.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Siberkreasi di wilayah Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Dosen Universitas Halmahera, Darius Arkwright, dan Seksi DInas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Halmahera Utara Rymond N. Batawi.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

 92 kali dilihat,  32 kali dilihat hari ini

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *