BERBISNIS

Ricky Tan  –  Generasi Ketiga TAN Group  Lakukan  Ekspansi Bisnis

442Views
MAJALAH EKSEKUTIF - terbit sejak 1979 -

 

TAN Group (Tri Agung Nusantara) telah melakukan regenerasi dan pembaharuan di berbagai sektor bisnisnya. Regenerasi dan pembaruan bisnis  Tan Group ini dikomandoi oleh Ricky Tan, seorang sosok generasi ketiga dari pemilik TAN Group. Upaya tersebut dilakukan untuk mengembangkan inovasi perusahaan.

Ricky adalah  seorang lulusan teknik Robotika dengan predikat First Class Honor dari University of New South Wales di Sydney didapuk untuk  memenuhi tantangan dalam mengembangkan bisnis TAN Group di berbagai macam sektor.

Bisnis keluarga Tan mulanya dirintis oleh sang kakek sebagai generasi pertama, yang memulai bisnis di sektor garmen dan tekstil, 35 tahun yang lalu dan masih beroperasi hingga saat ini. Sebagai perusahaan keluarga yang terus berkembang hingga tiga generasi, inovasi perlu untuk terus dilakukan. Salah satu strategi yang dilakukan adalah diversifikasi lini bisnis.

“Bisnis keluarga ini dirintis oleh almarhum kakek di sektor garmen dan tekstil. Tongkat estafet kemudian dilanjutkan kepada orang tua saya yang mengembangkan diversifikasi bisnis di industri tekstil dan perhiasan. Saya sebagai generasi

ketiga ingin melakukan pengembangan bisnis lebih jauh, ” ungkap Ricky Tan, baru-baru ini.

Hal pertama yang Ricky lakukan adalah pelebaran sayap ke bisnis properti, kimia, serta food and beverages di tahun 2012. Pada tahun yang sama ia pun mendirikan Beer Brother Kemang.

“Beer Brother adalah milestone pertama kami merintis di bidang F&B. Kami memfokuskan konsep kami kepada pelayanan yang ‘bro’ banget sehingga Beer Brother Kemang bisa dikenal seperti sekarang,” tambah Ricky.

Pria lulusan University of New South Wales ini mulai melakukan akselerasi bisnis pada tahun 2017. Didirikannya Eastern Opulence Restaurant menjadi penanda bahwa ia semakin serius menggeluti bisnis makanan dan minuman.

“Kami melihat tahun 2017 menjadi momentum yang tepat bagi kami untuk melakukan akselerasi dan ekspansi bisnis. Inovasi ini kami lakukan untuk menyasar target market baru yang belum kami jamah sebelumnya,”  jelas  Ricky.

Pada tahun 2018, Ricky mendirikan Glass House Bar, Nara Senopati Restaurant dan Nara Lounge. Ekspansi bisnis Ricky tidak berhenti sampai disitu saja. Pada tahun 2019 Ricky kembali melahirkan The Brotherhood of Gunawarman, Kopi Nakal dan Nasi Nakal. Di awal tahun 2020, Kenjiro Yakiniku pun dipersembahkan kepada publik.

“Ini menjadi bukti bahwa kami memiliki fokus dan komitmen di bisnis ini. Kami mendengarkan keinginan pasar dan kemudian mewujudkannya. Harapan kami, dengan berdirinya berbagai brand baru ini akan mampu memenuhi keinginan masyarakat, khususnya di Jakarta, ” ungkap Ricky menambahkan.

Menurutnya, berbagai restoran yang ia kembangkan terbukti mendapatkan respon positif dari target market di Jakarta. Dalam rentang waktu yang tergolong cepat, restoran yang dibangun Ricky menjadi populer dan menjadi market leader di wilayah berdirinya masing masing.

“Kami selalu improve secara konsisten. Kami tidak akan pernah stagnan sampai kapanpun. Kami selalu berinovasi dan mewujudkan apa yang diinginkan pasar. Mungkin inilah alasan mengapa brand kami selalu menjadi market leader di tiap wilayah mereka berdiri,” ujar Ricky bangga.

Mengandalkan dedikasi, konsistensi dan inovasi, Ricky dan tim TAN Group memiliki visi besar agar produk TAN Group dapat dinikmati sebanyak mungkin oleh khalayak luas.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »
%d blogger menyukai ini: