Majalah Eksekutif

Siemens Berkomitmen Dukung Proyek-proyek Strategis Indonesia

322Views

Ket. Foto :

Prakash Chandran, Presiden Direktur dan CEO PT Siemens Indonesia (kiri) berbincang dengan Cedrik Neike, Member of the Managing Board Siemens AG (kanan) di acara Siemens Press Talk, di Jakarta, Jumat (2/11/2018). Siemens menyatakan komitmennya mendukung proyek-proyek strategis Indonesia dan memperkuat kapasitas industri nasional.

 

Siemens sebagai mitra teknologi pilihan untuk Indonesia di bidang elektrifikasi, otomatisasi dan digitalisasi, berkomitmen untuk mendukung lokalisasi dan meningkatkan peran strategis Indonesia dalam rantai pasokan global. Guna membantu Indonesia dalam mencapai tujuan pembangunan infrastruktur negara, Siemens berupaya untuk memperluas kompetensi dan kontribusi perusahaan di Tanah Air.

Hal itu sejalan dengan pemerintah Indonesia yang berkomitmen untuk lebih mengembangkan konten lokal dalam proyek-proyek pemerintah yang strategis dan untuk memperkuat kapasitas industri nasional.

Sebagai bentuk realisasi dari komitmen tersebut Siemens  telah menandatangani perjanjian kerjasama antara Siemens dan Doosan untuk Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batu Bara Jawa Unit 9 dan 10.

Tonggak kesuksesan lainnya pun dicapai hari ini antara Siemens dan perusahaan BUMN Barata untuk pengembangan dan pemutakhiran pabrik gula di Jawa Timur. Sementara itu, proyek ketiga adalah di bidang Digitalisasi, di mana Siemens dan Sewatama telah menyepakati kemitraan strategis dalam Layanan Energi Digital (Digital Energy Services) dengan menggunakan sistem operasi IoT terbuka berbasis cloud dari Siemens, MindSphere.

Selain itu baru-baru ini, Siemens juga mengumumkan pembentukan perusahaan patungan (joint venture) untuk pembuatan transformator daya guna melayani pasar Indonesia dengan Trafoindo. Usaha patungan ini akan menciptakan lapangan kerja untuk kira-kira 200 orang di tahap awal dengan kapasitas produksi tahunan sekitar 200 unit.

Perusahaan tersebut akan memproduksi dan menjual terutama transformator tenaga berdaya sedang untuk perusahaan utilitas, produsen listrik independen, produsen energi terbarukan dan sektor industri di Indonesia, serta memiliki potensi untuk melayani permintaan regional di kemudian hari.

Menurut Cedrik Neike, Member of the Managing Board, Siemens AG, Jerman dalam acara Siemens Press Talk yang dihadirinya di sela-sela kunjungannya ke Jakarta, mengungkapkan bahwa Siemens juga sangat mendukung tujuan negara untuk meningkatkan keterampilan dan mempekerjakan kembali tenaga kerja lokal guna mempersiapkan bangsa ini dalam menghadapi tantangan dan kebutuhan masa depan.

“Sebagai mitra kolaborasi utama bagi upaya Indonesia untuk mengembangkan sumber daya manusia secara berkelanjutan, Siemens menawarkan program-program Pendidikan dan Pelatihan Teknologi dan Kejuruan (Technical Vocational Education and Training/TVET) di lembaga-lembaga publik dan swasta terpilih di Indonesia,” ujar Cedrik , di Jakarta , Jum’at (2/10/2018).

“Kami menganggap program TVET untuk SDM ini sebagai salah satu syarat utama untuk mendorong daya saing masa depan dan kekuatan inovasi Indonesia,” tambah Cedrik di sela-sela kunjungannya ke Jakarta.

Sementara itu  pada kesempatan yang sama  Prakash Chandran, Presiden Direktur dan CEO, PT Siemens Indonesia, mengungkapkan ,  “Kami memperkirakan bahwa setiap tahunnya terdapat total 130 siswa yang akan mengambil bagian dalam pelatihan kejuruan di tahap percontohan dan untuk selanjutnya akan terus ditingkatkan. Rencana ini juga termasuk pengadaan laboratorium digitalisasi untuk universitas di Indonesia,”  ujar Prakash

Sehubungan dengan bencana gempa dan tsunami yang baru-baru ini melanda Sulawesi Tengah, Siemens menyumbangkan 150 ribu euro untuk meringankan derita para korban. Siemens akan terus membantu pemerintah Indonesia dalam tahap pemulihan infrastruktur elektrifikasi dan layanan kesehatan di daerah yang terkena dampak di Sulawesi Tengah.

 

Tinggalkan Balasan

Translate »