BERBISNIS

Swiss-Belhotel International Tambah Jaringan di Bogor

Acara perayaan “Rebranding Swiss-Belhotel Bogor” ditandai dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan Braja Eka Sukma, Direktur PT Hotel Properti Internasional (ketiga kanan) diserahkan kepada pihak operator (Swiss-Belhotel International) pada (3/7), di Bogor-Jawa Barat.
388Views

Swiss-Belhotel International, jaringan management hotel global, kembali menambahkan jaringan hotel di Indonesia dengan bergabungnya hotel bintang empat di Bogor yang berganti nama menjadi Swiss- Belhotel Bogor. Hotel dengan bangunan setinggi 20 lantai ini merupakan hotel tertinggi saat ini di Bogor yang menjanjikan panorama pemandangan kota dan alam pegunungan sekitar yang mempesona.

Hotel yang sebelumnya bernama Salak Tower ini, resmi berganti nama menjadi Swiss-Belhotel Bogor pada 3 Juli dalam acara “Rebranding Swiss-Belhotel Bogor” yang ditandai dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan Braja Eka Sukma, Direktur PT Hotel Properti Internasional, selaku perusahaan pemilik properti . Acara perayaan perubahan nama baru ini juga dihadiri perwakilan jajaran direktur, manajemen PT Inti Keramik Alamsari Industri Tbk,I Gede Wahyu.

“Kami memilih bergabung dengan management Swiss-Belhotel International karena sudah memiliki pengalaman dan jaringan luas, baik di Indonesia maupun internasiojnal. Kita harapkan ini akan berdampak positif bagi peningkatan bisnis dan layanan hotel ini,” ujar Braja Eka Sukma.

Sedangkan dari perwakilan operator, di antaranya Executive Director Swiss-Belhotel International, Mattew Faull, Senior Vice President of Operation and Development Swiss-Belhotel Indonesia, Malaysia, Cambodia Vietnam, serta Vice President of Operations and Project-Indonesia, Lee Richard.

Menurut Mattew Faull, Swiss-Belhotel International saat ini mengelola portofolio lebih dari 145 hotel, resort yang tersebar di beberapa negara. Di antaranya di Swiss, Italia, Jerman, Tanzania, Arab Saudi, Mesir, Irak, Kuwait, Qatar, Uni Emirat Arab, Kamboja, China, Vietnam, Singapura, Malaysia, Filipina, Australia, Selandia Baru, Indonesia dan beberapa negara lain. “Dengan jaringan yang luas, penggunaan teknologi informasi dan digitalisasi menjadi kebutuhan mutlak,” ujarnya.

Dalam kaitan ini, Swiss-Belhotel telah transformasi digital di sistem management perhotelan untuk memudahkan dalam mengintegrasikan data dan informasi dari semua bagian secara realtime. Hal ini sangat membantu dalam membuat keputusan bisnis secara cepat dan tepat. Sistem IT yang diterapkan selama ini, juga membantu bisnis menjadi fokus dalam memberikan solusi inovatif seperti booking dan pemesanan, pembayaran, peningkatan layanan staf, program loyalitas customer, dan lain-lain.

“Di era modern di mana digitalisasi merambah semua sektor, semua pihak termasuk perhotelan harus mampu beradaptasi sekaligus berinovasi mengikuti perkembangan tuntutan pasar. Ini yang juga terus kami lakukan, termasuk melakukan big data analytic untuk meninkatkan layanan pelanggan,” tambahnya.

General Manager Swiss-Belhotel Bogor, Deni Prayoga dalam kesempatan itu mengatakan, Swiss- Belhotel Bogor yang sebelumnya bernama Salak Tower, memiliki 150 kamar dan 14 meeting room. Hotel ini resmi bergabung dengan Swiss-Belhotel Internasional sejak 1 Mei 2019 dan telah menjalani perbaikan sistem management dan standar pelayanan menyeluruh menyesuaikan standar Swiss-Belhotel International.

“Perubahan yang menonjol terutama di sistem manajemen, culture bagi SDM, dan standar pelayanan termasuk menu-menu makanan dan minuman dengan menyesuikan standar yang ditetapkan Swiss-Belhotel International,” ujarnya. (ACH)

MAJALAH EKSEKUTIF - terbit sejak 1979 -

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »
%d blogger menyukai ini: