Terus Berinovasi di Tengah Pandemi, RSU Bunda Jakarta Hadirkan ‘Endocrine Center’

  • Whatsapp


EKSEKUTIF.com-  Inovasi terus dilakukan RSU Bunda Jakarta yang telah melayani masyarakat sejak tahun 1973 dengan terobosan penggunaan teknologi kesehatan terbaru yang inovatif dan terintegrasi. Kali ini dengan menghadirkan ‘Endocrine Center’ sebagai pusat layanan medis terbaru di RSU Bunda Jakarta.

 

Gangguan endokrin merupakan penyakit yang terkait dengan kalenjar endokrin pada tubuh, sistem endokrin, yaitu jaringan kalenjar yang menghasilkan hormon yang merupakan sinyal kimia yang dikeluarkan melalui aliran darah. Seiring dengan gaya hidup modern, ganguan ini juga banyak dialami masyarakat.

Hal inilah yang mendasari, RSU Bunda Jakarta sebagai rumah sakit yang mengedepankan pelayanan prima serta kenyamanan pasiennya, untuk terus mengembangkan layanannya dengan menghadirkan teknologi medis terkini. Meskipun masih pandemi, inovasi terus dilakukan untuk semakin melengkapi layanan yang ada dengan menghadirkan layanan baru terintegrasi bernama ‘Endocrine Center’ sebagai Pusat layanan kesehatan endokrinologi terbaik untuk keluarga.

“Sebagai institusi kesehatan masyarakat terpadu, kami memiliki tanggung jawab untuk terus berinovasi, baik secara teknologi maupun pelayanan demi kepentingan pasien. Kami sangat antusias dan bangga dapat menghadirkan Pusat Layanan Terbaru yang inovatif dan terintegrasi di RSU Bunda Jakarta di tahun 2021 bernama ‘Endocrine Center’ yang sangat bermanfaat untuk mengetahui penyakit terkait hormon. Dengan adanya teknologi canggih dan tim dokter yang pengalaman di bidangnya, tentu ini akan sangat bermanfaat dan membantu masyarakat,” ungkap Dr. Feronika MARS, selaku Direktur RSU Bunda Jakarta dalam paparan kepada pers (26/05/21), di Jakarta.

Dijelaskan, layanan ‘Endocrine Center’ merupakan Pusat layanan medis terbaru di RSU Bunda Jakarta, sebagai pusat pemeriksaan endokrin yang mendiagnosis pasien yang menderita penyakit terkait hormon. Kondisi medis terkait hormon termasuk gangguan metabolik, reproduksi, persepsi sensori dan respirasi. Kondisi metabolik paling umum yang ditangani oleh para endokrinologi seperti diabetes, gangguan kolesterol dan tiroid.

Kalenjar endokrin menghasilkan hormon ‘pembawa pesan’ yang akan ditindaklanjuti oleh organ tubuh lain. Ada delapan kalenjar endokrin yaitu kalenjar hipotalamus dan hipofsis di otak, kalenjar tiroid (gondok) di leher bagian depan, kalenjar paratiroid didekat kalenjar tiroid, kalenjar adrenal (suprarenalis) di kutub atas ginjal kiri-kanan, kalenjar gonad (kelamin) pada testis dan indung telur, kalenjar pancreas, kalenjar timus dibawah tulang dada.

Gangguan pada kalenjar bisa menyebabkan penyakit yang berbeda-beda. Gangguan paling banyak terjadi pada kalenjar pancreas yang memunculkan diabetes mencapai 75% dari gangguan endokrin secara keseluruhan.

Gangguan lain adalah pada kalenjar tiroid, penyebab penyakit gondok (15-20 persen). Sisanya gangguan pada kalenjar lain yang memunculkan berbagai penyakit seperti disfungsi ereksi, gangguan hormonal, gangguan hipofsis, bahkan keganasan (kanker). Gangguan hormon bisa menyebabkan malnutrisi ataupun kelebihan nutrisi. Asupan nutrisi yang salah atau gangguan system pencernaan juga bisa menjadi penyebab gangguan regulasi hormone.
Dengan adanya layanan ‘Endocrine Center’ yang merupakan Pusat layanan medis terbaru di rumah sakit ini yang juga dilengkapi dengan teknologi medis modern, gangguan tersebut diharapkan bisa ditagani lebih baik dan cepat. (AC)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *