Connect with us
script data-ad-client="ca-pub-4777880934442148" async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js">

Kesehatan

The Face Shop Resmi Hadirkan 7 Seri Skincare Premium Yehwadam

Published

on


The Face Shop Indonesia, merek kosmetik ternama asal Korea Selatan, menghadirkan secara lengkap tujuh rangkaian skincare anti-aging premium dari seri Yehwadam.

Yehwadam Series merupakan salah satu lini produk utama dari The Face Shop, yang mengandung bahan- bahan alami seperti bunga, tumbuhan dan rempah khas Korea, yang diyakini dapat membantu melawan radikal bebas penyebab penuaan pada kulit wajah.

Variasi produk Yehwadam Series ini terinspirasi dari rahasia kecantikan wanita Korea secara turun temurun seperti gingseng dan ramuan tradisional lainnya yang sudah terbukti ber-khasiat merawat dan memperbaiki kondisi kulit.

Djunadi Satrio, Chief Marketing Officer The Face Shop Indonesia mengungkapkan, ”Tiada istilah terlalu cepat untuk melakukan perawatan kulit, dengan menggunakan produk yang tepat, berkualitas dan
terbukti berkhasiat, untuk menghindari tanda-tanda penuaan dini. Seri skincare Yehwadam merupakan produk premium anti-aging unggulan dari lini utama The Face Shop Indonesia yang dibangun dari heritage
dan kearifan perawatan kulit tradisional Korea, sehingga cocok untuk kulit penduduk Asia.

Kami yakin produk-produk dari 7 seri Yehwadam akan dicintai fans K-Beauty karena dapat memberikan hasil nyata
dengan penggunaan bahan dasar yang alami dan teruji. Ungkap Djunadi, Jumat (19/02).

Rangkaian produk Yehwadam memiliki kandungan dan khasiat yang berbeda-beda, serta diformulasikan secara khusus untuk kondisi iklim tropis, sehingga cocok untuk kulit wanita maupun pria Indonesia.

Ketujuh rangkaian ini terbagi dalam dua kategori, yaitu: kategori premium line anti-aging, merupakan produk yang disarankan untuk pemakaian pada usia di atas 40 tahun dan kategori early anti-aging, merupakan produk yang disarankan untuk pemakaian pada usia di antara 20 – 40 tahun. Adapun detil rangkaian produk Yehwadam, sebagai berikut:

1. Yehwadam Hwansaenggo Ultimate Rejuvinating:

Kandungan ‘Cheon-hye-myeong-ui-dan Complex’ merupakan formula rahasia yang terdiri dari 12 ramuan tradisional murni yang dapat menampilkan kilau alami, memberikan kekenyalan, mencerahkan dan melawan tanda-tanda penuaan pada kulit. Rangkaian produk ini terdiri dari : toner,serum, emulsion, eye cream, dan cream.

2. Yehwadam Hwansaenggo Rejuvinating Radiance:

Diformulasikan dengan ‘Cheon-hye-myeong-ui-dan Complex’ yang memberikan energi alam ke kulit dan ‘Hwa-yoon-dan Complex’ yang membantu menciptakan warna kulit yang direvitalisasi dan bercahaya dengan memperkuat kemampuan penyeimbang sel-sel kulit secara mandiri.Rangkaian produk ini terdiri dari : toner, serum, emulsion, dan cream.

3. Yehwadam Heaven Grade Ginseng:

Dengan ekstrak akar ginseng berusia 6 tahun, yang dikenal sebagai ginseng ‘surgawi’ atau ‘kelas surga’, jamur pinus alami dari Gangwondo , dan tumbuhan langka dari Pulau Yaksan, sebuah pulau obat murni yang terletak di Korea Selatan, produk ini dapat membantu mengatasi kerutan, meregenerasi kulit dan mengencangkan kulit wajah. Rangkaian produk ini terdiri dari : toner, serum, emulsion, eye cream, dan cream.

4. Yehwadam Myeonghan Miindo

Rangkaian perawatan kulit anti-aging premium dan luxury ini hadir dalam bentuk toner, emulsion, cream dan ampoule oil. Diformulasikan dengan ginseng Korea dan ramuan obat tradisional oriental yang membantu merawat kerutan, meningkatkan elastisitas kulit dengan mengencangkan dan mengangkat, serta mengembalikan kilau alami kulit.

5. Yehwadam Artemesia:

Yehwadam Artemisia Soothing Moisturizing memiliki kekayaan antioksidan dari tumbuhan, seperti Artemisia Leaf, Heartleaf, dan White Waterlily berfungsi untuk melembapkan dan menenangkan kulit. Ekstrak safflower dan ginseng merah merupakan kandungan herbal yang
dapat mengembalikan kilau alami kulit sehat pada kulit wajah. Rangkaian produk ini terdiri dari : toner, emulsion, dan cream.

6. Yehwadam Pure Brightening:

Produk early anti-aging yang diformulasikan dengan ‘Chil-baek-seol-yun-dan Complex’ sebagai formula pencerah yang terdiri dari 7 ramuan pencerah untuk memperbaiki tampilan pigmentasi, bintik hitam, dan warna kulit kusam. Rangkaian produk ini terdiri dari : toner, serum, emulsion,
dan cream.

7. Yehwadam Revitalizing:

Rangkaian perawatan kulit early anti-aging yang mengandung Safflower yang akan meratakan warna kulit dan memperlancar sirkulasi darah, Ginseng yang akan meremajakan kulit dan Goji Berries yang kaya akan anti-oksidan dan melawan munculnya garis halus. Rangkaian produk ini terdiri dari : toner, serum, emulsion, eye cream, dan cream.

Saat ini seluruh rangkaian dari produk Yehwadam di atas telah tersedia di seluruh gerai The Face Shop , dan secara online melalui situs Thefaceshop.id dan Official Store The Face Shop di marketplace Shopee, Tokopedia dan Blibli.com.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kesehatan

Peringati Hari Penyakit Langka Sedunia 2021 – Yayasan MPS dan Penyakit Langka Indonesia Gelar Illuminate Buildings di Museum Nasional

Published

on

By


 

Hari Penyakit Langka Sedunia diperingati setiap tanggal 29 Februari. Illuminate Buildings menjadi pilihan sebagai peringatan Hari Penyakit Langka Sedunia di tahun 2021 dikarenakan pandemi yang masih terus menghantui masyarakat Indonesia sejak awal tahun 2020.

Yayasan MPS dan Penyakit Langka Indonesia yang merupakan organisasi nirlaba yang menaungi lebih dari 100 anak dengan penyakit langka di Indonesia, sejak tahun 2016, Yayasan tersebut rutin mengadakan berbagai rangkaian acara peringatan Hari Penyakit Langka Sedunia sebagai cara meningkatkan kesadaran bahwa penyakit langka di Indonesia dapat didiagnosis dan ditangani dengan baik.

Di Indonesia, Yayasan MPS dan Penyakit Langka Indonesia juga  mengadakan peringatan Hari Penyakit Langka Sedunia di tahun 2021 tersebut dengan menerangi Museum Nasional dengan lampu warna warni. Illuminate Buildings  yang dilakukan di Museum Nasional  dilakukan dengan lampu warna-warni khas penyakit langka, yaitu biru, pink, hijau dan ungu pada tanggal 27 hingga 28 Februari 2021.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara serupa yang telah dilaksanakan di lebih dari 14 negara lainnya serta telah melibatkan lebih dari 60 monumen nasional di berbagai negara, seperti Colloseum dan Menara Pisa di Italia, Empire State Building di Amerika Serikat dan Burj Khalifa di Uni Emirat Arab. Museum Nasional mencatat sejarah dan menjadi salah satu monumen nasional di seluruh dunia yang ikut merayakan Hari Penyakit Langka Sedunia 2021.

Menurut Peni Utami, Ketua Yayasan MPS dan Penyakit Langka Indonesia, saat ini masih banyak masyarakat yang awam mengenai penyakit langka yang dapat diderita oleh anak yang lahir ke dunia. Karena itu perlu adanya edukasi bagi masyarakat mengenai penyakit langka.

“Bagi kami Hari Penyakit Langka Sedunia menjadi momen penting untuk dapat sekaligus mengedukasi masyarakat awam mengenai penyakit langka. Namun, karena pandemi COVID-19 yang tidak memungkinkan kami melakukan acara secara massal, kami bermaksud tetap merayakan Hari Penyakit Langka Sedunia melalui Illuminate Buildings,” ujar Peni Utami,  saat acara Webinar “Patient Gathering, Reaching Everyone Everywhere”, Minggu ( 28/02/2021 ).

Pada kesempatan yang sama, Dr. Lies Dina Liastuti, Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) Cipto Mangunkusumo, mengungkapkan bahwa Penyakit langka adalah penyakit yang mengancam jiwa atau mengganggu kualitas hidup dengan prevalensi yang rendah, yaitu sekitar 1:2,000 populasi. (kurang dari 2000 pasien di populasi).

“Hingga saat ini, penyakit langka masih sering dianggap tidak penting, terutama di negara berkembang, karena jumlah pasien yang sedikit. Padahal, sebenarnya pasien penyakit langka ini cukup banyak secara kolektif, “ jelas Dr. Lies , pada kesempatan tersebut.

“Lebih dari 7,000 penyakit langka telah diidentifikasi dan mempengaruhi hidup jutaan orang di Asia. Dan, lebih dari 80% penyakit langka diturunkan secara genetik. Melalui peringatan Hari Penyakit Langka, mereka yang tidak tahu penyakitnya harus ditegakkan diagnosis dan tatalaksananya melalui teknologi tanpa kendala jarak. Jangan jadikan pandemi sebagai kendala untuk melayani pasien,” ungkap Dr. Lies menegaskan.

Yayasan MPS dan Penyakit Langka Indonesia telah melakukan berbagai hal terkait dengan penyakit langka di Indonesia. Pencapaian yang telah diraih Yayasan diantaranya adalah pembebasan bea masuk orphan drugs bagi pasien penyakit langka, dikeluarkannya peraturan khusus Badan POM Republik Indonesia nomor 30 tahun 2017 yang memberi kemudahan akses obat emergensi pasien penyakit langka, dan pembiayaan orphan food bagi pasien penyakit langka kelainan metabolisme bawaan melalui Peraturan Menteri Kesehatan nomor 29 tahun 2019.

Continue Reading

Kesehatan

YOUVIT x ERHA Collagen “Gemesin Kulit Wajahmu”

Published

on

By


Eksekutif.com – Kolaborasi antara brand vitamin dan perawatan kulit merupakan yang pertama kali di Indonesia, menghadirkan YOUVIT x ERHA Collagen, perpaduan antara suplemen kolagen 1.000 mg dan vitamin C dalam format gummy kualitas premium yang inovatif dengan rasa strawberry yang enak.

YOUVIT x ERHA Collagen berfungsi menutrisi kulit dari dalam, mengurangi garis-garis halus, dan menjaga elastisitas kulit, sehingga kulit tampak lebih muda dengan hanya mengonsumsi dua gummy setiap hari.

Wouter van der kolk selaku CEO PT. YOU Indonesia, mengatakan “Kami dengan bangga mempersembahkan kolaborasi antara YOUVIT dan ERHA yang menciptakan cara baru dalam mempertahankan keremajaan kulit, melalui suplemen kolagen berbentuk gummy yang simple, enak rasanya, dan lengkap untuk perempuan maupun laki-laki usia 25-38 tahun.”

”Kolaborasi antara ERHA dan YOUVIT mendorong kami untuk menghasilkan produk kesehatan-kecantikan yang inovatif dan juga mudah dijangkau oleh konsumen,” lanjut Alfons Sindupranata, CEO Arya Noble Dermatology.

“Banyak yang belum sepenuhnya menyadari bahwa perawatan kulit dari dalam harus dimulai sejak usia muda dan tentunya membutuhkan komitmen jangka panjang agar hasilnya lebih baik,” ungkap Rachel Olsen B.Sc, Nutrition Expert YOUVIT Selasa (23/02)

Menurut Rachel, mulai dari pertengahan hingga akhir usia 20-an, kolagen mulai berkurang. Kadar kolagen yang berkurang menyebabkan kulit menjadi lebih kering dan lebih tipis sehingga elastisitas kulit menurun dan menyebabkan munculnya garis-garis halus.

Dalam kesempatan yang sama, Nutrition Expert YOUVIT Puteri Aisyaffa S. Gz, RD. Menuturkan “Di samping pertambahan usia, gaya hidup, seperti kurang tidur, kurang asupan nutrisi dan air, sering terpapar sinar matahari dan polusi udara, merokok, atau konsumsi alkohol juga bisa mengakibatkan kolagen pada kulit semakin berkurang,”

Perawatan kulit secara topikal akan jauh lebih baik jika didukung oleh perawatan kulit dari dalam untuk hasil optimal.

“Kolagen diperlukan dalam struktur kulit dan pertahanan elastisitas kulit. Konsumsi kolagen secara rutin akan melengkapi penggunaan perawatan kulit secara topikal dalam menjaga kesehatan kulit,” ujar Angelyn Bunardi, VP Product – Erha Skincare.

Berdasarkan pengalaman Beauty Vlogger Heidiana Tjahjadi, make-up yang diaplikasikan sering kali tidak tampil maksimal ketika kita mengabaikan perawatan kulit. Itu sebabnya perawatan kulit menjadi hal utama yang perlu diperhatikan agar bisa terus sukses di bidang kecantikan yang ia geluti.

“YOUVIT x ERHA Collagen ini benar-benar unik. Dilengkapi dengan packaging yang praktis dibawa ke mana saja, format gummy yang gampang banget dikonsumsi tinggal kunyah, dan rasa strawberry-nya juga enak, jadi sangat cocok untuk keseharianku yang super sibuk tapi tetap ingin bisa merawat kulit!” pungkas Heidi.

Produk terbaru ini diluncurkan pertama kali secara eksklusif dan online di Shopee tanggal 22-28 Februari 2021 dan Tokopedia tanggal 1-3 Maret 2021.

Sedangkan melalui jaringan toko offline, produk ini akan dijual secara resmi di Guardian, Ranch Market, Farmers Market, Food Hall, dan Lion Super Indo pada bulan Maret 2021.

Selain itu YOUVIT x ERHA Collagen juga bisa ditemukan di seluruh jaringan klinik ERHA, ERHA Store Botani Square Bogor & Trans Studio Mall Cibubur, website erhastore.co.id dan Erha official store di e-commerce.

Promo menarik bisa didapatkan untuk setiap pembelian dua kemasan YOUVIT x ERHA Collagen dan mendapatkan sebuah make-up pouch menggemaskan bermotif strawberry.

Untuk mendukung peluncuran produk baru ini, YOUVIT dan ERHA mengajak para followers untuk berkreasi sekreatif mungkin dalam membuat video Tik Tok dengan memamerkan gaya seru dan kulit kenyal mereka bersama teman-teman.

Selain itu, kami juga secara khusus mempersembahkan filter Instagram #GemesinKulitWajahmu yang bisa didapatkan melalui akun Instagram @YOUVITFORLIFE.

Filter Instagram ini membuat kulit wajah tampak lebih halus, kenyal, dan lebih muda untuk menunjukkan hasil akhir yang bisa didapatkan jika mengonsumsi YOUVIT x ERHA Collagen secara rutin.

Kulit sehat bisa dimiliki sejak dini lewat rutinitas perawatan kulit, tak hanya dari luar tapi juga dari dalam dengan mengonsumsi YOUVIT x ERHA Collagen. “Gemesin kulit wajahmu” sekarang dan #AlamiKenyalnya!

Continue Reading

Kesehatan

Gunakan FUJIFILM PACS Synapse Layanan RS Pusat Otak Nasional Makin Andal – MAJALAH EKSEKUTIF

Published

on

By


EKSEKUTIF.com- Guna memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, Rumah Sakit Pusat Otak Nasional atau RS PON, sejak awal memilih menggunakan peralatan dan teknologi canggih berbasis digital. Salah satunya, sejak awal tahun 2020 dengan menggunakan FUJIFILM PACS Synapse.

PACS (Picture Archiving & Communication System) Synapse merupakan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dari FUJIFILM dalam bidang perawatan kesehatan berbasis teknologi informasi (IT Healthcare) yang sedang tren dalam bidang radiologi. Teknologi ini berfungsi sebagai penyimpanan image pasien (archiving), viewer image pasien, 3D Post Processing Image, dan teleradiologi untuk menunjang klinik radiologi dalam melakuan diagnosis dengan alur kerja yang efektif, efisien dan tidak repetitif.

Menurut dr. Melita, Sp.Rad – Kepala Instalasi Radiologi di RS PON, dengan adanya AI, dokter – dokter di Indonesia seperti memiliki tambahan rekan kerja baru yang dapat membantu dan mendukung rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang efektif dan efisien kepada para pasien. Hal ini, terutama karena dari pengalamannya ketika harus berjibaku dalam waktu cukup lama dalam mendiagnosis dan merawat pasien akibat tidak adanya alat yang dapat mempersingkat proses kerja membantu menegakan diagnosis pasien stroke kala itu.

“Inovasi dalam Synapse (PACS) mendukung dokter dan tenaga kesehatan meningkatkan efektivitas dan produktivitas alur kerja, sehingga pasien dapat segera ditangani dengan waktu tunggu minimum serta improvement dan akurasi dalam mendiagnosis. Akurasi tersebut menjadi faktor yang penting untuk membantu meningkatkan persentase kesembuhan pasien,” ungkap dr. Melita dilansir melalui siaran pers, di Jakarta, baru-baru ini.

Dengan PACS menjadikan pekerjaan manual yang repetitif menjadi digital serta memberikan kemudahan akses melalui mobile device dan dapat diakses para dokter dan tenaga kesehatan dimanapun termasuk ketika pasien ingin melakukan second opinion. Hasilnya pemeriksaan di instalasi radiologi khusus penyakit stroke kini berhasil maksimal 20 menit.

Kabar baik ini telah di presentasikan dalam pertemuan ilmiah Radiological Technologist Conference Chiangmai – Thailand dengan judul Role of PACS in Order to Maximize Stroke Disease Service at National Brain Center Hospital (RS PON) berdasarkan pengalaman pemakaian PACS Synapse. Perubahan paling signifikan yang dirasakan kini adalah semakin singkatnya alur pemeriksaan, sehingga menjadi lebih efektif dan efisien, seperti :

1. Hasil dari foto radiologi tidak perlu dicetak dan selanjutnya diberikan ke dokter klinisi karena sekarang dapat langsung dibaca secara otomatis masuk ke dalam rekam medis elektronik pasien.
2. Tidak perlu proses konversi format jpeg dan tidak memerlukan proses unggah dan unduh data melalui email.
3. Dokter Radiolog kini dapat melakukan 3D Processing di luar rumah sakit terutama dalam kasus CT Angiografi.
4. Jika data gambar yang dibutuhkan dirasa kurang, maka dapat menarik data lainnya tanpa perlu melibatkan radiografer di rumah sakit.

Selain itu, RS PON dalam beberapa bulan ini juga sudah mencoba FUJIFILM AI Chest yang dapat membantu dokter radiolog dalam menegakkan diagnosis karena dapat menunjukkan kelainan yang ada di tubuh pasien.

FUJIIFILM adalah perusahaan Jepang yang telah berdiri lebih dari 80 tahun dan telah menghadirkan berbagai produk unggulan di bidang fotografi, industri, cetak komersil dan juga perawatan kesehatan. FUJIFILM memperkuat posisinya sebagai perusahan perawatan kesehatan yang komprehensif melalui tagline Never Stop Healthcare 2020 dimana FUJIFILM melalui teknologi dan berbagai produknya secara aktif melayani kesehatan masyarakat di bidang pencegahan, diagnosis dan pengobatan termasuk pandemi COVID-19; dan bahwa FUJIFILM tidak pernah berhenti menerima tantangan baru untuk melindungi dan meningkatkan kesehatan masyarakat di seluruh dunia.

Di Indonesia, PT FUJIFILM Indonesia merupakan anak perusahaan langsung dari FUJIFILM Corporation, Jepang berdiri sejak 2011 telah membuktikan eksistensi dan komitmennya untuk selalu menghadirkan berbagai produk – produk inovasi berbasis teknologi kepada masyarakat Indonesia.

Dalam bidang perawatan kesehatan terutama IT Healthcare, PT FUJIFILM Indonesia menghadirkan berbagai teknologi berbasis AI untuk mendukung proses digitalisasi rumah sakit di Indonesia sehingga dapat memberikan pelayanan yang semakin efektif dan efisien serta akurasi diagnosis.

Rujukan Tertinggi

Dikenal sebagai salah satu rumah sakit rujukan yang sangat dipercaya menangani pasien stroke RS PON atau Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta merupakan rumah sakit tipe A atau rumah sakit pusat dan rujukan tertinggi dengan spesialisasi neurologi, saraf otak dan termasuk stroke, tulang belakang serta saraf tepi.

Rumah sakit yang berlokasi di kawasan Cawang, Jakarta Timur ini diresmikan pada tanggal 1 Februari 2013 oleh Menteri Kesehatan saat itu, Ibu Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH dan pada tanggal 14 juli 2014 diresmikan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudoyhono, ditantang untuk memberikan pelayanan yang cepat dan tepat. Mengapa? Untuk menangani pasien yang baru terserang stroke, dokter dan tenaga kesehatan lainnya hanya memiliki sedikit waktu yang sering disebut golden time untuk membantu pasien tersebut terhindar dari risiko cacat maupun kematian.

Untuk memberikan pelayanan prima tersebut, RS PON memilih menggunakan teknologi digital dari awal berdiri seperti alat digital radiography dan kemudian di tahun 2014, RS PON memiliki alat CT Scan (Computed Tomography scan)dengan PACS (Picture Archiving and Communication System) Basic.

Pelayanan yang responsif inilah yang menjadi sasaran mutu di instalasi radiologi di RS PON. Seperti kutipan yang dikemukan neurologis dunia, Camilo Gomez, M.D., “Time is Brain” sebagai peraturan fundamental dalam merawat pasien stroke dimana semakin lama perawatan dan terapi dijalankan maka semakin kecil kemungkinan berhasil. (ACH)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2021 Eksekutif.ID | Kerjasama dan kolaborasi silahkan email: eksekutifmatra@gmail.com. Hotline 0816-1945-288