Tips Menjaga Keamanan Data Pribadi

  • Whatsapp


JAKARTA – Pentingnya menjaga data pribadi, karena peretasan bermacam-macam. Terutama di akun pribadi, rekam jejak yang tertinggal akan lebih mudah di cari.

“Sebaiknya kita share ke orang terdekat saja, karena banyak orang yang memiliki 100-500 data lengkap seperti nama, alamat, nomor yang bisa diperjualbelikan ke pihak-pihak yang membutuhkan,” ujar Rizki Arnosa, CEO Codelite, saat menjadi pembicara dalam acara Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (26/6/2021).

Gunakan data untuk tujuan-tujuan tertentu, jangan mudah memberikan data ke aplikasi gratis yang belum pasti ada perlindungannya. Pencurian dan perampokan bisa terpantau dari aktivitas kita di media sosial.

Langkah yang bisa dilakukan untuk menghindari pembocoran data, pertama dengan lakukan pembaharuan password secara berkala satu bulan sekali di semua akun media sosial.

Kedua, atur kata sandi dengan kuat yang terdiri dari kombinasi nomor, huruf kapital, dan sebagainya. Selanjutnya, jangan lupa untuk selalu meng-logout akun setiap login di perangkat milik orang lain.

Jangan membuka tautan mencurigakan di dalam e-mail, sms atau kanal lain. Sebab itu bisa berupa link palsu, dan meretas ke perangkat terkait. Selalu perhatikan apa yang diminta oleh aplikasi, jika merasa mencurigakan sebaiknya dihentikan.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Siberkreasi.

Webinar dilakukan di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (26 Juni 2021) ini juga menghadirkan pembicara yaitu Monica Eveline (Digital Strategist Diana Bakery), Florencia Irena (Pakar Psikologi Anak dan Remaja), Anggi Auliyani S. (Duta Bahasa Jawa Barat/Direktur Rumah BIPA), Rizki Arnosa (CEO Codelite), dan Michiko Utoyo (DigitalCreator).

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

 25 kali dilihat,  25 kali dilihat hari ini

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *