BERBISNIS

Treasury Ajak Milenial #PunyaSimpenan Emas untuk Masa Depan

MAJALAH EKSEKUTIF - terbit sejak 1979 -

Jakarta, eksekutif.id – Menyimpan uang di bank bukan lagi menjadi pilihan untuk jangka panjang. 

Daripada menyimpan uang di bank, sebagian besar orang memilih menginvestasikan uang mereka ke saham atau emas.

Sayangnya, dominasi milenial di berbagai sektor, belum dibarengi dengan kemampuan perencanaan keuangan yang baik.

Jika terus dibiarkan, hal ini dapat berdampak buruk secara finansial dimasa depan.

Melihat kondisi ini, Treasury berinisiatif melakukan Gerakan #PunyaSimpenan Emas untuk Masa Depan dengan menggandeng perusahaan perencana keuangan swasta, Finansialku.

Rendahnya literasi dan kesadaran akan manfaat menabung pada generasi millennials, berdampak pada rendahnya aktualisasi mereka untuk memiliki simpanan.

Narantara Sitepu selaku Head of Brand Development Treasury, menjelaskan “Gerakan ini memiliki dua tujuan sekaligus, pertama untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya memiliki simpenan Emas dan kedua untuk mengajak masyarakat merencanakan berbagai tujuan finansial di masa mendatang.

Gerakan ini akan terus kami sosialisasikan lewat berbagai kegiatan, baik secara online maupun offline. Ujar Naranata kepada media di Jakarta, (12/03/2019).

Dalam rangka memperkaya literasi dan membangun kesadaran untuk menyimpan, Kampanye #PunyaSimpenan Emas akan mengangkat topik Dana Darurat.

Topik ini membahas seputar besaran dana darurat, instrumen terbaik untuk menyimpan dana darurat dan kegunaan dana darurat itu sendiri.

“Kampanye #PunyaSimpenan Emas untuk Masa Depan ini sejalan dengan nilai yang selalu kami sampaikan di berbagai seminar atau workshop Finansialku. Bagi kami, simpenan adalah instrumen keuangan yang harus dimiliki setiap orang, baik Generasi Milenial maupun Generasi X. Saya sangat optimis, kampanye dapat menyadarkan dan mendorong minat masyarakat untuk punya simpenan,” kata Melvin Mumpuni, Founder and CEO Finansialku menjelaskan kerjasama strategis dengan Treasury.

Dana darurat adalah instrumen keuangan yang harus disiapkan paling awal, baik bagi individu ataupun keluarga. Fungsi utama dari Dana darurat adalah sebagai dana utama yang digunakan dalam keadaan mendesak atau genting, untuk mencukupi berbagai kebutuhan dasar atau pengeluaran rutin bulanan.

Tiga Tips mempersiapkan dana darurat menurut Melvin, Pertama, tentukan jumlah dana darurat. Jumlah dana darurat yang ideal untuk lajang adalah 6 kali dari pengeluaran bulanan, 9 kali untuk yang sudah menikah dan 12 kali untuk yang sudah menikah dan memiliki anak.

Kedua, yang menentukan suksesnya pengumpulan dana darurat adalah dengan terus memonitor dana darurat yang telah terkumpul. Dana darurat yang kita miliki juga harus sejalan dengan kenaikan harga-harga kebutuhan dasar.

Faktor terpenting Ketiga, adalah pemilihan instrumen yang tepat untuk menyimpan dana darurat. Dana darurat harus disimpan pada produk keuangan yang mudah diuangkan serta memiliki tingkat resiko rendah. “Salah satu instrumen yang bisa dipilih untuk menyimpan dana darurat adalah Emas 24 Karat. Hindari menyimpan dana darurat dalam bentuk perhiasan, karena nilai jualnya akan dikurangi oleh biaya produksi dan juga desain perhiasan tersebut,” Melvin menekankan Emas adalah instrumen dana darurat yang utama.

Masyarakat dapat mempersiapkan dana darurat dengan membeli Emas di Treasury, mulai dari Rp 20.000,- dengan cara yang aman dan harga yang kompetitif. Masyarakat bisa membeli Emas dengan harga terbaik, karena hanya di Treasury harga diperbaharui setiap menit.

“Kami berharap gerakan ini bisa menyadarkan masyarakat untuk mulai mempersiapkan dana darurat sesuai dengan kebutuhan. Treasury siap menjadi platform untuk menyimpan Emas pelanggan dan mencairkannya dalam waktu 2×24 Jam saat pengguna membutuhkan dana segar,” Narantara menambahkan.

Untuk menstimulasi masyarakat agar #PunyaSimpenan Emas, Treasury juga akan mengadakan Promo Tanggal Tua. Promo ini dimulai pada tanggal 20 – 31 Maret 2019, pada jam 20.00 WIB selama 20 menit, untuk 20 pelanggan baru. Setiap hari, selama promo tanggal tua berlangsung, pelanggan baru akan mendapatkan voucher sebesar Rp 100.000.

Dalam waktu dekat Treasury dan Finansialku juga akan melakukan roadshow ke beberapa kota di Indonesia. Kedepannya, pelanggan Treasury juga bisa membeli Emas di aplikasi perencana keuangan Finansialku, setelah merencakan tujuan keuangan.

Melvin menegaskan, “Berkat kemajuan teknologi dan sistem informasi yang semakin modern, #PunyaSimpenan Emas tidak pernah semudah seperti sekarang ini. Menurut saya, tidak ada lagi alasan untuk menunda dana darurat.”

Untuk mengetahui informasi terkini dari Treasury, bisa diperoleh dari Instagram dan Facebook @wearetreasury.

Tinggalkan Balasan

Translate »
Lewat ke baris perkakas