Trik Memulai Profesi Content Creator di Era Sosial Media

  • Whatsapp


EKSEKUTIF.COM, JAKARTA,- Transformasi digital membawa perubahan besar pada segala aspek bidang. Digitalisasi dan pandemi pun memaksa masyarakat beradaptasi dengan kondisi baru yang serba online memanfaatkan teknologi serta jaringan internet.

Vivian Wijaya, seorang Enterpreneur & Beauty Enthusiast mengatakan, pengguna internet meningkat signifikan selama pandemi Covid-19. Interaksi sosial pun berpindah ke ranah online lewat media sosial. Media sosial kini berfungsi sebagai sarana untuk digital marketing. Karena itu muncul banyak profesi baru seperti content creator, influencer maupun YouTuber yang merupakan digital creator.

“Saat terjun menjadi digital creator semua orang memulainya dari nol. Tidak serta merta langsung memiliki ribuan pengikut dan mendapatkan tanda suka yang banyak,” kata Vivian yang juga seorang makeup artist saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat I, pada Rabu (3/11/2021).

Lebih jauh dia mengungkapkan digital creator sendiri merupakan profesi modern di era internet yang pekerjaannya membuat konten, baik tulisan, foto, video, suara, dan diunggah secara luas. Saat membuat konten, menurutnya para pemula bisa belajar dan mendapatkan inspirasi dari para digital creator yang sudah memiliki banyak followers.

Semuanya pun berawal dari adanya kemauan, sehingga muncul ide. Biasanya mereka yang sudah berpengalaman bisa jadi contoh cara personal branding, sebagai citra diri penting yang membangun persepsi di mata publik. Biasanya dari unggahan seseorang, audiens bisa membaca aktivitas dan konten yang dibuat sebagai cerminan dirinya.

Selain itu untuk berkarir di media sosial, personal branding juga harus dibangun secara positif. Dia juga mengatakan kunci untuk menjadi digital creator yang berhasil adalah kerja keras dan konsisten dalam membuat konten. Media sosial menjadi peluang bisnis misalnya dengan endorse dan menambah jejaring atau relasi. Tak hanya itu, media sosial juga bisa menjadi tempat untuk menyebarkan informasi dan penggalangan donasi karena ternyata berbagi hal baik sangat efektif sekali di media sosial.

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat I merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi. Di webinar kali ini hadir pula nara sumber lainnya yaitu Dino Hamid, Ketua Asosiasi Promotor Musik Indonesia, Cyntia Jasmine, Founder GIFU, Asep H Nugroho, Dosen UNIS, dan Irma Nawangwulan, Dosen IULI.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

 6 kali dilihat,  6 kali dilihat hari ini

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *