Ulang Tahun ke-5 Chic & Darling

  • Redaksi
  • 4 ago
  • 0

Berpose bersama Ruben I Hattari (mantan Director of Corporate Affairs, Microsoft Indonesia yang menjadi Public Policy Lead at Facebook Indonesia), S.S Budi Rahardjo (CEO Majalah Eksekutif & Pemred Majalah MATRA yang Ketua Asosiasi Media Digital), serta Public Relation Manager PayPro, Andy M. Saladin.

Bertempat di Ruci’s Joint, acara berbagi kebahagiaan kegembiraan dan kepedulian berlangsung 15/3-2018 dalam konteks berkresi dan berbisnis digital. Usaha itu sudah mengalami jatuh bangun sejak 2013 lalu.

Usaha yang dimulai dari mampu menyembuhkan depresi pasca melahirkan anak pertama, dimulai dari garasi di rumahnya, hingga kini mampu menghasilkan produk-produk berkualitas dan menciptakan lapangan pekerjaan. Kini ada 10 orang perempuan bekerja padanya.

“Hari ini kami meluncurkan produk khusus berupa syal dengan disain khusus,” ujar Kania Anisa Anggraini. Yang hasil penjualannya, “Akan disumbangkan kepada anak-anak penderita kanker. Sebagai bagian dari lima tahun berkreasi dan peduli anak penderita kanker.”

Ada alasan dibalik tagline ‘I Believe In Magic’ pada produk yang kami dedikasikan untuk anak-anak penderita kanker,” kata Kania. “Karena saya percaya selalu ada keajaiban dalam kehidupan. Meskipun dalam hal yang sangat sederhana,” istri dari Ruben I Hattari memberi kesaksian hidup.

Lima tahun yang lalu, Chic & Darling berdiri menjadi sebuah usaha mikro desain interior dan produk-produk terkait bantal, cangkir keramik, tas hingga kursi. Produk Chic & Darling menjelma dari industry rumahan menjadi karya berkelas yang dihiasi citarasa seni.

“Rasa seni ini, bagi saya sangat penting,” kata Kania di tengah peluncuran website terbaru Chic & Darling menjadi bagian dari serangkaian kegiataan. Karena, “Usaha saya bekerja dari hati.”

Dan tujuan mereka bukan sekadar uang, tapi kebahagiaan. Sebagai sosok yang memang dari kecil suka arting craft, jadi membuat segala kerajinan, ia memulai bisnisnya lima tahun yang lalu.

Menjual hasil kerajinannya dan diberi brand Chic&Darling. “Saya dan tim terus melakukan berbagai cara untuk merawat loyalitas customer agar tetap engaged dengan kami.

Kemasan untuk produk yang dikirim ke customer kami bikin yangunik, lucu, bahkan kami kasih ucapan terima kasih yang bisa membuat mereka merasa sangat diapresiasi,” tutur perempuan kelahiran Jakarta, 13 November 1982 itu.

Dari kecil menyiapkan perlengkapan rumah seperti bantal, pecah belah, karpet, sampai tas dan scarf. Sekarang sudah bermitra dengan sebuah konveksi untuk produksi. Jadi barang seperti bantal, apron, taplak meja, itu produksinya di konveksi, tetapi QC-nya tetap dikantor pusat Chic & Darling, bahkan finishing-nya juga sebagian dilakukan di kantor.

sumber:ANTARANEWS Klik ini

Previous «
Next »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

klik aja

Translate »