UMKM Mampu Bertahan selama Pandemi dengan Memanfaatkan Digitalisasi

  • Whatsapp


JAKARTA,- Grafik jumlah pengguna internet di Indonesia terus meningkat dan diprediksi pada 2025 sudah mencapai 256 juta atau hampir seluruh Indonesia. Hal tersebut menjadi potensi dan jawaban situasi pandemi yang mengharuskan orang berada di rumah.

Ketika pandemi datang, penjualan online di seluruh dunia bahkan tidak mengalami penurunan, di tahun 2020 saja mencapai U$D 4.479 triliun. Mengetahui fakta tersebut, sangat disayangkan bila digitalisasi tidak dimanfaatkan sebagai sarana bisnis termasuk oleh para UMKM.

“Pilihannya mau belajar dan beradaptasi, caranya dengan berpindah dari offline ke online sebab meski pandemi datang peluang sebenarnya tidak hilang,” ujar Syarief Hidayatullah, Digital Marketer Strategist Hello Monday Morning saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat I, Rabu (7/7/2021).

Syarief lalu membeberkan rahasia agar UMKM bisa berkembang, di antaranya dengan menawarkan produk atau jasa yang bisa menjadi jawaban permasalahan atau memenuhi kebutuhan konsumen. Selanjutnya kurasikan brand, berikan yang terbaik kepada calon pembeli, sebab bisnis akan bertumbuh jika ada pembelian berulang dari pembeli yang membuat ulasan baik.

“Manfaatkan ekosistem digital, dengan maraknya platform yang memudahkan kita bertemu dengan calon pembeli maka cukup memilih platform yang memudahkan pembeli bertransaksi,” sebut Syarief.

Terapkan juga strategi funnel marketing yang diibaratkan sebagai corong strategi mensortir calon konsumen untuk membeli. Di awali dengan memunculkan brand awareness atau ketertarikan calon pembeli dengan perkenalan produk agar bisa diketahui calon pembeli. Proses ini dilanjutkan hingga konsumen calon pembeli merasa tertarik dan akhirnya membeli atau terjadi transaksi.

Webinar Literasi Digital di Jawa Barat I, Kabupaten Bekasi merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Hadir pula nara sumber seperti Afif Farhan Wakil Redaktur Pelaksana Detik.com (detiksport), Irma Nawangwulan Dosen IULI, dan Lucas Alvian seorang Konselor di SMA Santo Yakobus.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya digital skills, digital ethics, digital safety dan digital culture untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

 26 kali dilihat,  26 kali dilihat hari ini

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *